Langsung ke konten utama

Rutan Kelas IIB Serang Teken Nota Kesepakatan dengan Bupati Serang, Perkuat Pembinaan Kemandirian Warga Binaan

SERANG, Kabarutamanews.com — Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Banten (Ditjen Pas) Banten melalui Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Serang secara resmi menandatangani Nota Kesepakatan dengan Pemerintah Kabupaten Serang melalui tiga Organisasi Perangkat Daerah (OPD), yakni Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian, Dinas Perikanan, serta Dinas Koperasi, UMKM, Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Serang.

Dalam kegiatan ini turut hadir Bupati Serang Ratu Tatu Chasanah,Sekda,Asda, Kepala Dinas Pertanian, Perikanan, Koperasi beserta jajarannya.

Penandatanganan Nota Kesepakatan ini dilaksanakan sebagai tindak lanjut dari 13 arahan Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, khususnya dalam upaya memberdayakan Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) guna mendukung ketahanan pangan nasional serta memperkuat kontribusi mereka dalam pengembangan produk-produk Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).

Dalam sambutannya, Kepala Rutan Kelas IIB Serang, Marthen Butar Butar menyampaikan bahwa kerja sama ini bertujuan untuk mewujudkan program Pendidikan dan Pelatihan Kemandirian bagi WBP yang lebih terarah, sistematis, dan berdaya guna.

“Kami percaya bahwa dengan kolaborasi ini, pembinaan keterampilan dan pelatihan kemandirian bagi warga binaan akan lebih efektif dan mampu memberikan dampak nyata, baik selama masa pidana maupun setelah mereka kembali ke masyarakat,” ungkapnya.

Selanjutnya, Bupati Serang Ratu Tatu Chasanah berharap dengan Melalui sinergi ini, warga binaan akan mendapatkan beberapa manfaat yang positif seperti meningkatnya keterampilan dan ilmu yang bermanfaat.

"Saya sangat berharap kepada mereka, jika nanti kembali ke masyarakat dapat membawa hal-hal positif, seperti bermasyarakat yang baik, mempunyai keahlian yang bermanfaat bagi semua orang serta mereka tidak merasa di asingkan oleh masyarakat umum," Katanya.

Diharapkan, hasil dari program pelatihan ini tidak hanya meningkatkan keterampilan WBP, tetapi juga menjadi bekal penting dalam proses reintegrasi sosial mereka, sehingga mampu menjadi individu yang produktif dan mandiri.

Kerja sama ini menjadi langkah awal yang strategis dalam membangun sistem pembinaan yang komprehensif dan partisipatif, melibatkan lintas sektor untuk menciptakan perubahan positif dalam sistem pemasyarakatan.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Lima Kepala Desa/Lurah dari Banten Lolos Peacemaker Justice Award 2025

SERANG, Kabarutamanews.com – Kepala Desa dan Lurah memiliki peran penting sebagai tokoh yang dekat dengan masyarakat, tidak hanya dalam pelayanan publik, tetapi juga dalam menjaga ketentraman dan ketertiban, menyelesaikan perselisihan, serta mendorong pemberdayaan masyarakat. Peran ini sejalan dengan amanat Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2024 tentang Desa dan Peraturan Pemerintah Nomor 17 Tahun 2018 tentang Kecamatan. Untuk mengapresiasi peran tersebut, Badan Pembinaan Hukum Nasional (BPHN) kembali menyelenggarakan Peacemaker Justice Award (PJA) 2025, yang sebelumnya dikenal dengan Paralegal Justice Award. Ajang ini ditujukan untuk memberikan penghargaan kepada Kepala Desa/Lurah yang berperan sebagai Juru Damai dalam penyelesaian sengketa di masyarakat. Melalui PJA, desa/kelurahan diharapkan dapat menjadi garda terdepan dalam meminimalisir permasalahan hukum dengan penyelesaian berbasis kekeluargaan, sekaligus membantu mengurangi beban lembaga penegak hukum serta mengatasi masalah over ka...

Dukung Program BPJS Ketenagakerjaan, Kepala UPT Pasar Kabupaten Serang Harapkan Seluruh Pedagang Terlindungi

SERANG, Kabarutamanews.com - Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pasar Kabupaten Serang, Mahyar Sonjaya mendukung program BPJS Ketenagakerjaan. Hal tersebut dikatakannya pada saat menghadiri kegiatan aktivasi pasar sadar BPJS Ketenagakerjaan di Pasar Ciomas. Selasa, (12/12). "Saya kira kalau untuk manfaatnya, tadi sudah banyak dijelaskan bahwa sangat bermanfaat, apalagi kita telah bekerjasama dengan BPJS Ketenagakerjaan. Untuk itu, kami sangat mendukung program BPJS Ketenagakerjaan," katanya. Apalagi, lanjut Mahyar menyatakan bahwa dirinya ingin seluruh pedagang di pasar dapat terlindungi program BPJS Ketenagakerjaan. "Dan kami UPT Pasar ingin seluruh pedagang terlindungi program BPJS Ketenagakerjaan ini. Makanya kita harus sering-sering melakukan sosialisasi agar mereka mengerti," imbuhnya. "Dan kalo pedagang seluruhnya sudah terlindungi, kita harapkan para pembeli di pasar ini juga terlindungi. Karena kalo kita lihat dari manfaatnya saya kira program ini perl...

Universitas Dumai Diresmikan dengan Lima Prodi S1 dan Satu Prodi D3

DUMAI, Kabarutamanews.com - Lebih kurang 300 ribu masyarakat Kota Dumai mendapat kabar baik, Jumat (7/6/2023) siang, saat balon dilepas dan prasasti tanda peresmian "Universitas Dumai", ditandatangani Walikota Dumai H Paisal, SKM., MARS., bersama Pembina Universitas Dumai Prof Ir H Zainal A Hasibuan MLS, P.h.D, Ketua APTISI Wilayah X B Riau Prof DR H Syafrinaldi, SH., serta Kepala LLDIKTI X Afdalisma SH., M.Pd., disaksikan mantan Direktur AMIK Dumai H Mardayulis, SE., M.Si., dan Ketua Yayasan Pendidikan Makmur Ridar Dumai (YPMRD), Beberapa Rektor , Ketua dan Direktur Perguruan Tinggi di Dumai dan Riau, di Halaman Kampus Universitas Dumai. Universitas Dumai merupakan penggabungan Kampus AMIK dan STMIK Dumai, berdasar Keputusan Menteri Pendidikan Kebudayaan Riset dan Teknologi (Kemendikbud Dikti) Republik Indonesia, No: 484/E/O/2023, tanggal 6 Juni 2023. Diketahui, Kampus AMIK Dumai berdiri tahun 2000, sementara STMIK Dumai berdiri 2005. H Mardayulis, SE., M.Si., katakan; pend...